Menhan : 700 Orang Anggota Isis Berasal Dari Indonesia

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan jika sekitar 700 WNI tergabung menjadi pejuang ISIS. Sementara, berdasarkan data intelijen, ISIS mempunyai sebanyak 31.500 pejuang asing. Data ini tentu sangat mecengangkan dan juga tidak begitu mengagetkan melihat kondisi tanah air. Akan tetapi dari Asia Tenggara, Indonesia menjadi penyuplai anggota ISIS paling banyak.

“Berdasarkan data intelijen ada sekitar 31.500 Pejuang ISIS aneh yang bergabung di Syria dan Irak. Dari jumlah tersebut 800 berasal dari Asia Tenggara dan diantaranya 700 dari Indonesia,” ucap Ryamizard dikutip dari Merdeka.com

Ajakan menjadi militan ISIS berdasarkan ia menjadi bentuk bahaya generasi ketiga. Lantaran lahirnya ISIS yaitu buah dari konflik domestik antara Suriah dan Irak. Kegiatan di dalam organisasi tersebut tidak terkait dari keagaamaan.

“Supaya keren dan banyak temannya dia ngaku Islam biar seluruh dunia bantu dia. Bajingan saya katakan. Bajingan, merusak Islam,” ungkap Ryamizard.

Menyikapi banyaknya orang Indonesia yang berkeinginan tergabung dengan ISIS, berdasarkan Ryamizard yaitu suatu kebodohan. Gerakan terorisme memang selalu ada dan berevolusi. Modus ini pun terus berkembang dan tidak gampang dideteksi. Ryamizard pun mencontohkan perihal satu keluarga di Surabaya yang beberapa waktu kemudian melaksanakan bom bunuh diri.

“Seperti yang terjadi di Indonesia belakangan ini. Di mana kelompok ISIS ini memakai modus baru. Dimana teroris memakai satu keluarga di Surabaya. Sekali lagi mereka bukan Islam, saya malu. Kita harus berantas teroris itu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *